Diiringi dengan rintikan hujan pertengahan malam menjelang pagi, sepertinya memang sudah terbiasa aktifitas yang kadang saya lakukan adalah browsing untuk mengamati sesuatu hal apapun baik dari Search Engine Google maupun di Media Sosial, dan akhirnya saya memutuskan untuk login Jejaring Sosial Facebook.
Saya senang melihat-melihat sesuatu dari berbagai sudut dalam suatu Website, dari sisi Menu, Kotak Box, maupun tombol. Tetapi ada satu hal yang paling menyebalkan adalah ketika membuka Facebook, melihat 'Sugest Post' atau 'Sponsored' secara blak-blakan memberikan kesan menjadi tidak nyaman untuk pengguna, yang namanya Jejaring Sosial itu untuk membangun Hubungan sosial dari jarak jauh yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu, dan pengguna butuh yang namanya kenyamanan interaksi bukan melulu harus mengkagetkan kita untuk 'harus' melihat iklan, ya mungkin ini sudah menjadi keunikan Facebook :D
Sambil mencari apakah ada Trending Topic terbaru, atau berita-berita yang mungkin sedang populer pada masa itu, dan akhirnya saya terpaku karena ada yang merasa mengganjal melihat seorang teman mengupload sebuah Foto, dengan Typography nama beliau yang terukir dengan Spidol berwarna. Saya menatap dan mengamati foto tersebut lalu akhirnya terlintas sebuah opini.
"Sepertinya Foto ini bukan hasil karya beliau"
Mata masih belum memejam, karena masih 'penasaran' dengan ukiran Typography tersebut.
Mengingat saya di masa TK dulu, ketika Guru mengajarkan praktik menggambar sesuatu pemandangan, yang amat sangat Mainstream. YA, kalian pasti sudah sangat kenal gambar pemandangannya, yang sudah sering dilihat dan Populer pada masa Jaman TK ataupun SD, yaitu adalah Gambar :
"Gunung Dua tengah nya ada Matahari"
Ya, pada masa TK itulah Guru saya hanya mengajarkan untuk menggambar pemandangan tersebut, sampai keesokan hari, minggu selanjutnya, sampai bulan selanjutnya, bahkan sampai saya tamat TK pun, ketika ada pelajaran tentang Praktek Menggambar, Guru saya hanya menggambar Gunung yang mainstream itu.
Bahkan saya sempat ditantang dengan teman saya, hasil karya nya Gunung yang mana yang paling bagus?-_-
Saya bahkan bosan karena dari awal masuk TK sampai lulus, hanya diperintahkan untuk menggambar pemandangan yang mainstream, hingga saya sebal, dan akhirnya menjadi tidak ada minat bakat untuk menjadi seniman Gambar atau Pelukis sampai sekarang.
Saya suka mengamati lukisan Typography, hanya membentuk sebuah Font ataupun tulisan bebas yang bisa dikreasikan menjadi sebuah bentuk yang bisa dibaca ;)
Lukisan Typography itu membuat saya cemburu, akan masa lalu yang bisa dibilang suram. Karena mungkin dulu Guru TK nya tidak ada bahan ajaran yang lebih kreatif, akhirnya menggunakan metode yang seperti itu saja, tidak melakukan sebuah inovasi.
Padahal masa TK dulu, adalah masa yang bagus untuk meningkatkan kreativitas otak.
Semoga kedepan Indonesia bisa menyeleksi tenaga pendidik yang bukan hanya pintar, tetapi kreatif, inovatif dalam merumuskan suatu strategi metode pembelajaran untuk bisa melahirkan Generasi di bidang Seni.